Secarik surat untuk kampus
- devri budi christiant
- Aug 10, 2022
- 2 min read
Halo teman - teman, penulis disini ingin menceritakan apa yang di alami oleh penulis saat berkuliah, ada beberapa keresahan dari benak penulis. baik kita lanjutkan saja.
Pada sebuah universitas tentu ada aturan - aturan baku yang menjadi pondasi kualitas suatu universitas tersebut, aturan ini di buat bukan semata menggunakan sistem yang mudah. penulis paham dan mengerti aturan tersebut di buat untuk di taati oleh semua kalangan dalam lingkungan universitas tersebut, tetapi ada beberapa hal yang penulis resahkan seperti mahasiswa yang masih suka bertanya tanpa membaca terlebih dahulu, hal ini sangat wajar ketika kita melihat dalam lingkungan anak SD atau TK karena di sana mereka di ajarkan untuk aktif agar dapat diarahkan untuk tahap berikutnya, tetapi hal ini terlihat lucu ketika mahasiswa yang melakukan tindakan tersebut. Sehingga muncul pertanyaan seperti ini apakah mahasiswa lupa cara untuk membaca? ayolah kalian bukan anak SD, kita boleh bertanya asalkan kita membaca dahulu supaya kita paham konteks dari pertanyaan kita apa, sehingga kita terlihat aktif dan kritis, karena mahasiswa seharusnya kritis bukan sok aktif.
Kepada dosen - dosen yang terlalu kolot, wahai dosen yang saya hormati, bukan maksud saya untuk menjatuhkan atau apapun itu, disini saya hanya ingin share pengalaman saya, pertama saya ucapkan terimakasih atas bimbingan dan ilmu yang anda bagikan kepada saya, saya merasa sangat beruntung mendapatkan hal tersebut, tetapi disini saya ingin menegaskan profesionalitas karena banyak terjadi dan banyak saya alami di berbagai kampus menjumpai dosen yang kolot seperti contoh penugasan di tulis di kertas dengan minimal sekian lembar lalu scan dalam bentuk pdf atau apapun itu, hal ini menurut saya sudah terlalu jadul, pertanyaan saya apakah penilaian anda hanya berdasarkan jumlah lembaran tulisan tersebut bukan berdasarkan isi dari materi tersebut? lalu apakah anda membaca semua tulisan - tulisan kami tersebut? jika tidak lalu bagaimana anda menilai kami, bukankah skema penilaian itu harusnya objektif ya bukan subjektif. Kita sudah sangat beruntung menikmati hal yang memudahkan untuk menulis ada beberapa aplikasi seperti ms word. Bukankan itu lebih memudahkan. sebetulnya masih banyak yang ingin di katakan oleh penulis berhubung hal tersebut dapat mengakibatkan kerugian terhadap orang atau universitas sehingga tidak penulis tuangkan disini .
Terimakasih

Comments